Monday, November 20, 2017

Mengatasi Eksim pada anak

Eksim dalam istilah medis dikenal dengan sebutan Dermatitis. Eksim atau eksema adalah peradangan hebat yang menyebabkan pembentukan lepuh atau gelembung kecil (vesikel) pada kulit, hingga akhirnya pecah dan mengeluarkan cairan. Eksim juga digunakan sebagai istilah bagi sekelompok kondisi yang menyebabkan perubahan pola kulit dan menimbulkan perubahan spesifik di bagian permukaan.
Beberapa jenis eksim antara lain :

  1. Dermatitis atopik. Salah satu jenis eksim yang paling sering dijumpai danmerupakan penyakit turunan. Umumnya dimulai ketika masih bayi dan kanak - kanak. Gejalanya berupa gatal, radang kulit, dan pada sebagian penderita sering timbul asma.
  2. Dermatitis kontak. Terdiri dari dermatitis kontak alergik dan iritan. Dermatitis kontak alergik disebabkan oleh reaksi kekebalan yang tertunda (delayed immune system) akibat kontak kulit dengan senyawa alergenik, sehingga menyebabkan radang kulit dalam 48 jam setelah paparan terjadi. Beberapa agen penyebab eksim jenis ini adalah parfum, pengawet kosmetik, logam, dan zat kimia. Dermatitis kontak iritan terjadi karena paparan senyawa iritan yang dapat merusak kulit secara kimiawi. Contohnya sabun keras, detergen, dan produk pembersih lain. Senyawa iritan tersebut dapat menghilangkan minyak dan kelembaban dari lapisan luar kulit, kemudian merusak lapisan pelindung dan memicu terjadinya peradangan. Gejala eksim kontak adalah kulit melepuh,berwarna kemerahan dan mengeropeng, sehingga kulit menjadi bersisik.
  3. Eksim numular. Beberapa plak eksim yang biasanya berhubungan dengan kulit kering dan terjadi pada bagian luar kaki, tangan, dan lengan.
  4. Eksim statis. Jenis eksim kronis pada daerah bawah kaki bagian dalam yang berkaitan dengan varises.
Baca Juga :  
 
Penyebab eksim hingga saat ini belum bisa dipastika, tetapi berkaitan dengan faktor keturunan. Beberapa material yang dapat memperburuk eksim adalah pasir, debu,  detergen, sabun, busa sabun, parfum, stress, gangguan emosi, klorin, serta penggarukan dan penggosokan. Beberapa kasus alergi terhadap makanan juga dapat mempengaruhi eksim, contohnya ikan, susu sapi, telur, kacang, dan lain sebagainya.

➤Gejala

Gejala dan tanda - tanda eksim adalah :
  1. Terasa gatal dan panas pada kulit yang terkena eksim, terutama pada malam hari.
  2. Pada eksim basah, kulit tampak melepuh merah, bengkak, basah, dan timbul bintil - bintil yang mengandung nanah.
  3. Pada eksim kering, kulit tampak bersisik keras, mengeropeng, dan kemerah - merahan. 

➤Pencegahan

Eksim dapat dihindari dengan beberapa tips di bawah ini :
  1. Hindari segala sesuatu yang dapat menyebabkan eksim.
  2. Hindari perubahan suhu dan kelembaban yang mendadak.
  3. Hindari berkeringat terlalu banyak atau kepanasan.
  4. Hindari pakaian yang menggunakan bahan menggaruk, seperti wol
  5. Kurangi stress.

➤Pengobatan

Upaya pengobatan yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut :
  1. Eksim ringan tidak memerlukan pengobatan, tetapi hidrasi. Kulit harus dijaga agar tidak terlalu kering. Gunakan krim steroid pada area kulit yang terinfeksi beberapa kali sehari. 
  2. Penderita eksim akut dapat menggunakan krim steroid atau obat antihistamin untuk mencegah dan mengontrol rasa gatal.
  3. Eksim bisa diobati menggunakan kompres air dingin, antibiotik (bila terjadi infeksi sekunder), kortikosteroid, dan fototerapi.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon